It’s still May.
Counting to June.
Gue nunggu2in hari ini karena gajian,
Tapi gak rela aja Mei di 2018 udah berlalu gitu aja.
Tersisa 2 bulan lagi atasan gue selesai cuti, i have passed the first hectic month well #justpretend
Tapi unur gak ada yang tau sih.
A lot things happened this month.
Saking banyaknya, gue gak bisa reflect semua2 yg gue lakuin, bener atau gak. Gak semua sih, tp banyak. Entah gue yang sering melakukan kesalahan yg nyusahin orang, gak kasih perhatian sama lingkungan deket gue, melupakan sesuatu sepele yg harus dilakuin.
Then disatu sisi gue jadi banyak mikir, over thinking. Bingung mana yg harus dikerjain dulu, Jd lost time. Fyuuh.
Terus gue gak bisa bedain kenapa diaaat gue seneng bgt dpt invitation, gue malah ga welcome it well, gue seneng seneng banget, tp kok ya otak gue gabisa diajak nyatu sama hati gue.
Someone ever felt this ?
Karena ini namanya catatan, no problem ya kalau curhat hehe
With love,
Nanda FW
Counting to June.
Gue nunggu2in hari ini karena gajian,
Tapi gak rela aja Mei di 2018 udah berlalu gitu aja.
Tersisa 2 bulan lagi atasan gue selesai cuti, i have passed the first hectic month well #justpretend
Tapi unur gak ada yang tau sih.
A lot things happened this month.
Saking banyaknya, gue gak bisa reflect semua2 yg gue lakuin, bener atau gak. Gak semua sih, tp banyak. Entah gue yang sering melakukan kesalahan yg nyusahin orang, gak kasih perhatian sama lingkungan deket gue, melupakan sesuatu sepele yg harus dilakuin.
Then disatu sisi gue jadi banyak mikir, over thinking. Bingung mana yg harus dikerjain dulu, Jd lost time. Fyuuh.
Terus gue gak bisa bedain kenapa diaaat gue seneng bgt dpt invitation, gue malah ga welcome it well, gue seneng seneng banget, tp kok ya otak gue gabisa diajak nyatu sama hati gue.
Someone ever felt this ?
Karena ini namanya catatan, no problem ya kalau curhat hehe
With love,
Nanda FW
Assalamualaikum!!!
Wah sudah 5 hari aja ya kita puasa, how’s life friend? Tadi nya gue mau buat #CatatanRamadhan i
ni setiap hari, but i can’t do it, sorry to my self, because i still learn how to manage time so well.
JADI hari-hari ini gue punya banyak PLANNING. Pertama, entah hari apa minggu lalu, keinginan gue untuk pulkam ke Kediri muncul lagi, dan semakin kuat itu keinginannya. Setiap hari liat kalender kerja, cari-cari tanggal yang pas saat libur lebaran.
Wah sudah 5 hari aja ya kita puasa, how’s life friend? Tadi nya gue mau buat #CatatanRamadhan i
ni setiap hari, but i can’t do it, sorry to my self, because i still learn how to manage time so well.
JADI hari-hari ini gue punya banyak PLANNING. Pertama, entah hari apa minggu lalu, keinginan gue untuk pulkam ke Kediri muncul lagi, dan semakin kuat itu keinginannya. Setiap hari liat kalender kerja, cari-cari tanggal yang pas saat libur lebaran.
Sebelum ini gue pernah punya pikiran mau
ke jawa timur beberapa bulan lalu, mau liburan gitu, ke tempat yang
belum pernah gue kunjungi, soalnya waktu dulu gue masih disana, gue
kurang piknik gitu haha. Then gue mau ketemu temen-temen yang disana
juga, #AkuRindu.
Gue udah kebayang gitu, dinginnya jalan2 di batu malang, kulineran, terus jenguk abah dan adek-adek di Tulungagung, dan ikut reuni 5 syawal di BEC. It feels so exciting, perhaps.
But you know setelah bbrp minggu kemudian luntur tuh keinginan nya, udah lupa sama tuh rencananya. Mungkin karena gue banyak kerjaan *excuse*, punya other necessity which is more important *padahal gak juga*.
Dari sesuatu yg udah gue idam2kan, udah mulai akan gue planning pengen bgt kejadian, eh malah bbrp lama kemudian gue lupain. Kalian pernah kaya gitu gak sih? Atau cuma gue doang?
Yang kedua akhir2 ini pun gue juga pengen BGT UMROH. Pengeeeen bgt.
Umroh itu keren loh, istimewa, ke rumahnya Allah. Tapi tetep aja ya yang lebih wajibnya Haji, itupun hanya untuk yang mampu. Am I capable? Are We? Are You?
Actually Yes We are! Cause we have Allah who owns everything in this Dunya.
Gue
baca2 di blog orang, pengalaman dan cerita orang-orang di sana, tambahlah gue
ngiler mau ke rumah Allah. Ya Allah please tahun ini izinkan hamba dan keluarga hamba
kesana❤️ Aamiin
Kalo dari itung-itungan cara manusia gue bisa nabung dari gaji yg gue terima setiap bulan, gue gak jajan, gak laper mata, gak keluar sepeser pun setiap bulannya, which is impossible, Insyaallah gue bisa berangkat tahun ini. Cuti gue pun Insyaallah mencukupi kok kalo gak gue ambil-ambil. Tapi itu hanya gue doang sendiri yg berangkat. Sedangkan gue maunya turut ajak serta ortu gue, sama keluarga gue juga. Jadi gue mau coba itung-itungannya pake cara-Nya Allah aja, that is Sedekah.
" 1 kebaikan= 10 Kebaikan "
Which means 1 Kebaikan yang dilakukan manusia, Insyaallah akan Allah balas dengan 10 Kebaikan.
Gue berdoa semoga keinginan baik dan super bagus kaya gini gak luntur, gak gue lupain, gak gue nomor dua-kan seperti rencana-rencana failed yg sebelumnya. Aamiin!
Doain ya guys, Insyaallah doa nya balik kekalian yg mendoakan
With love
Nanda
| Buka puasa pertama di jalan minum sebotol pocari |
Assalamualaikum guys~
I'm very grateful, karena masih bisa ketemu sama bulan Ramadhan lengkap sama keluarga yang gue sayang -tapi gabisa bilang-.
Dan yg lebih bersyukur nya lagi, this is my first Ramadhan that i have my own money, I can't stop saying Alhamdulillah
And here I want to make a little note in this Ramadhan that hopefuly i can find it useful in my future, and also for u who read this.
Jadi hari ini gue sholat tarawih di masjid PERTAMA sendiri setelah berpikir sangaattt lama, tentang excuses yg susah untuk di elak, capeklah baru sampe rumah abis magrib, masjid yang penuh lah karena masih awal-awal, dan badan yg lagi banyak anginnya (you know what i mean?) Wkek.
Dan Alhamdulillah AT LAST hati dan kaki gue tergerak untuk melangkah ke masjid saat adzan isya sudah mulai berakhir, yg berarti i have to be quick so that i can pray jamaah. Gue lari and i didn't expect there is something awkward -for me- happened ( u don't have to know btw haha)
Then i found masjid was so full, but Allah gave space for me to be there. Alhamdulillah
My all body was sweating, my clothes was wet, but i'm thankful i can be there in a Mosque, dalam keadaan sehat dan badan yg lengkap, lingkungan yg aman, yang gak dikepung, yang gak di bom sana-sini sama Israel.
There are so many little things which YOU SHOULD BE GRATEFUL!
Tetap semangat ya puasanya! Insyaallah there are 29days left.
Semoga juh lebih baik dari tahun lalu, Aamiin
With love,
Nanda FW
Why is ur social skill so break?
Why can’t you just smile and say h-i !
Why do u still let this bad habbit happen?
W h y?
Why can’t you just smile and say h-i !
Why do u still let this bad habbit happen?
W h y?
![]() |
| pict by Google |
Assalamualaikum
I wanna ask you guys, persamaan buku dan makanan itu apa???
Waaahhh pinterrr ya udah pada tau..😀 *ngomong sendiri*
Yang belum tau yuk baca ceritaku ini yang semoga aja ada gunanya😂
So this time, i wanna post something yg udah di draft otak gue selama berbulan-bulan.
Jadi baru2 ini, gue lg demen2 nya baca buku dan e-book, sampe emak gue aja ngomel2 mulu karena gue kerjaanya baca doang dirumah.
Cause i realize that "I WANT TO HAVE MY OWN BOOKS!!".
I really want to publish book someday (yang akan memberikan manfaat
yang baik untuk banyak orang). AAMIIN *God please make it real*
So i must have a wide knowledge, the first way is reading book.
Sometimes i think, how many books did a writer read before he made his own book. Definitely banyak banget dong ya.
Dan kadang gue mikir betapa sedikitnya buku yang uda gue baca selama lebih dari 20 tahun hidup.
Cause actually, in the past i really didn't have desire to read and collect books.
But now i change my mind, 180°
Tanpa
gue sadari, gue jadi punya pengetahuan baru yang belum pernah gue tau
sebelumnya. Actually i had heard this kalimat klise millions time, that 'Buku itu jendela dunia', tp ga pernah masuk ke otak sama hati.
Karena
mungkin gue belum pernah ngerasa di posisi itu atau pun pernah tp gue
terlalu bodoh untuk tidak menyadari, karena gue jg lebih sibuk ke main
hp berjam-jam ga jelas yg sering gak ada manfaatnya.
Gue sekarang sangat menyayangkan banget hidup masa kecil + abg gue without reading books.
Padahal
di smp dan smk gue ada perpus, but i never went there every day. Gue ke
perpus smk cuma buat wifi-an gak guna. (tp waktu itu sih berguna,
karena gue yg seorang k-popers dpt byk video, hehe). Dan seinget gue pas
smp gue pernah berapa kali baca buku2 temen, oke itu novel, but itu ga
bertahan lama. (Thank you ya yang sudah pinjemin bukunyaa~)
But
life must go on. What was done is done. Alhamdulillah sih akhirnya gue
sadar, betapa pentingnya sebuah buku. Gue baca buku2 yang bikin gue
terinspirasi buat continue reading book. Negeri 5 Menara, gue baca itu
pas ada praktek bhs Indonesia untuk buat drama dr novel pas smk. And i
was really having fun of reading it. Buku yang kasih impact besar buat
gue yang gak demen buku waktu itu.
![]() |
| pict by Google |
By
the way, gue paling suka buku-buku yang berlatar di luar Indonesia, dan
Indonesia juga dong ya. Pengalaman-pengalaman orang2 Indonesia yg
tinggal diluar negeri dan pengalaman-pengalaman hidup lain. Gue suka
banget karya-karya Ahmad Fuadi (Trilogi 5 Menara), Hanum Rais (Berjalan
diatas Cahaya, 99 Cahaya dilangit Eropa, dan Bulan Terbelah di Langit
Eropa), sama Bumi Cinta-nya Habiburrahman El Shirazy (gue penasaran banget sama lanjutan ini Novel).
Kenapa
gue suka? Karena gue sangat respect sama orang-orang yang bisa melalui
pahit manis hidup di negeri orang dan gue ingin juga merasakan hal itu.
Menjadi orang yang mengharumkan nama negeri-nya di negeri orang,
berteman dengan teman dengan warna kulit, ras, dan bangsa yang berbeda.
Terlepas dari keinginan gue yang ingin punya buku sendiri, kenapa gue bilang BOOK IS LIKE FOOD, karena menurut gue mereka sama-sama "kebutuhan hidup", karena kite-kite nih butuh banget asupan untuk otak. Kayak tubuh aja butuh makan biar bisa hidup dan bergerak, nah begitu juga buku, kita butuh buku biar bisa terus hidup dengan lebih baik dan insyaallah lebih tinggi derajatnya karena punya ilmu.
Nah itu dia jawaban dari pertanyaan diatas teman-teman, hehe
Nah itu dia jawaban dari pertanyaan diatas teman-teman, hehe
Nanda sekarang bukan yang punya beratus buku
Nanda sekarang masih sering download e-book gratis
Nanda sekarang masih sering download e-book gratis
Nanda sekarang gak setiap bulan beli buku-buku baru
Nanda sekarang masih harus lebih banyak baca buku-buku pengetahuan
Nanda sekarang pun masih berusaha keras melawan rasa malas untuk mulai baca.
Tapi gue sangat bersyukur, Nanda sekarang udah sadar buku itu P E N T I N G.
And guys, if you have any recomendation of your fav book,
please tell me on the comment box bellow and tell me why you like it?
THANK YOU~~
NANDA FW.
Assalamualaikum
Three weeks ago, my malming was little different and special to me (maklum coy jomblo).
My cousin offered me to go to Purwakarta, West Java to see Air Mancur Sri Baduga.
At first i think it was so common to see a fountain, i do not really like it. And i did not imagine that it will be so tiring to enjoy it.
We went there by train (the ticket was so cheap= Rp 6.000,-) from Tambun Station. By the way, the train was delay about an hour,- but it was okay, because we had got a seat. The train looked like Brantas Train, and i missed my alone trip to Kediri.
We arrived around 3 o'clock and had a lunch (?) Honestly i was so hungry so i decided to eat, eventough it was little expensive for ayam bakar. But thanks to my teteh who paid it for me😢
At last we got a villa for staying a night after visiting and checking several hotels by feet (it was a sudden trip so we had not booked any room yet for staying). It was quite tiring (i wore a slipper which is not short), but i really enjoyed it, because Purwakarta in the evening was so beautiful. The city was so clean as well.
We arrived at the venue and take some pictures before entering.
By the way, there was not fee entry (gratis), thank youu. To enjoy the free fountain we all have to stand in line. And the line was soooo long. And you know who made me disapointed was many people did not respect people who have stood so long😢😢😢. And i couldn't breath well, because there were so many people.
And now, let's see the pictures😊
You can check the video on YouTube
https://m.youtube.com/watch?v=753uHudXPOw
Assalamualaikun
It's really late to write this, but it's okay. I never want to forget this unforgettable moment.
![]() |
| on the way to Surabaya |
![]() |
| the picture was taken from the Rukun Jaya (bus from Pare to Surabaya) |
Since then i really like, even love Surabaya. I don't know exactly the reason. There's something different and it makes me really want to visit there again.
Surabaya is far enough from Pare. It was about 3 hours or more to Surabaya. But if you want to go to Kampus B Airlangga University you must use 2-3 public transportations from pare.
Surabaya is far enough from Pare. It was about 3 hours or more to Surabaya. But if you want to go to Kampus B Airlangga University you must use 2-3 public transportations from pare.
Finally i could arrived at Airlangga University!!! Whoaa!

In the evening, I had to wait for the bus for about 1,5 hours by standing and carrying a heavy bag. Before that, i was scary there will not be a bus anymore, bcs it's already late.
I was on the last bus that day.
Alhamdulillah, I was saved to home in the night.
Those moment really made me much stronger.
My expensive experience
1. Thank you for Allah who let me breathing and gave me the gold opportunity.
2. Thank you for my parents who give the permission, and ridho.
3. Thank you for mba zahy for teaching me Math for free😢, you're so smaaart, patient and a great math teacher subhanallah.
4. Thank you for khusnul and her family who helped me a lot when i was first time in SurabayaðŸ˜. I know i was really lucky to meet you and ur parents. Insyaallah i'll visit ur home again😊
5. Thank you for bang munif, who wanted to be disturbed when i was panic about how to go back home and for picking me up in the night😢 i'm sure i disturb ur rest time.
6. Thank you for alvin who told me about khusnul who lives in Sby, Hany for lending me her bag, Mba nina who hug me when i cried bcs i fail (announcement after the exam) and aaaall my friends who can't i mention one by one, thank you my broh and sista for ur supports and do'aðŸ˜
7. And the last thank you for all of you who read this writing. I know it's really an absurd story😂 and there are many wrong grammars. I'm still learning to master an English and to be a young writer who'll publish more than 1.000 books in 10 years #SulaimanSpirit AAMIIN (bantu aamiin kan ya teman2).
💕yaaaa
- Nanda Fevy

















